Berani Karena Tidak Tahu

Ini cerita pengalaman Saya. Meskipun saya lahir dan besar di Jawa ( Semarang ), tapi seumur-umur Saya belum pernah pergi ke Jakarta.  Waktu itu Saya pindah tugas dari Makassar ke Jakarta. Terus terang karena sibuk saya tidak pernah mempersiapkan keberangkatan. Sehingga begitu harin Senin saya harus lapor di tempat kerja baru, maka saya segera pesan tiket pesawat hari Sabtu pagi dengan tujuan Semarang . Namun ayang tidak dapat, karena itu aku ambil yang jurusan Jogyakarta. Saya pikir dari Jogya bisa naik bis paling 2-3 jam ke Semarang.  Secara pararel Saya hubungi keluarga di Semarang untuk pesan tiket kereta api ke Jakarta untuk Sabtu malam.

Singkat cerita sampai di Semarang jam 3 sore. Istirahat sebentar, lalu habis maghrib langsung aku ke stasiun Tawang, karena jam berangkat tiket KA Senja jam 19.00 ( kekbetulan rumahku dekat stasiun, naik becak hanya 15 menit ).

Beberapa saat setelah KA berangkat Saya kepikiran. Nanti KA ini berhenti dimana ya ? Kata hatiku. Lama aku merenung, sampai aku coba tanya ke orang yang duduk disebelahku. Namun, jawabannya mengagetkanku:

” Maaf, pak, saya juga baru pertama ini mau ke Jakarta.”

Waduh !

Hatiku terus bertanya,  setelah sampai stasiun nanti terus Saya mau ke mana. Stasiunnya sendiri di mana, saya juga tidak tahu ( cuma pernah dengar, stasiun di Jakarta ada dua: Gambir dan Pasar Senin ).

Singkatnya, sudah sampai di Gambir. Waktu itu kira-kira jam 05.00 subuh. Setelah keluar dari stasiun Saya lalu nawar bajaj. Dengan tujuan hotel ISE ( saya cuma ingat-ingat saja omongan teman yang pernah di Jakarta nginep di situ ). Akhirnya aku diantar keliling sama bajaj itu dan tidak ketemu itu hotel. Sampai akhirnya kira-kira jam 07.00 nanya-nanya dan baru ketemu. Ternyata tidak jauh dari stasiun karena lokasinya di kebun kacang.

Satu hal yang mencengangkan adalah, waktu puter-puter cari alamat, yang diputerin itu sekitar tanah abang. Padahal daerah situ kan daerah rawan. Tapi Saya tenang saja. Ya, karena waktu itu saya tidak tahu.

Sekarang, kalau naik kereta dan nyampe di Gambir subuh, saya duduk-duduk dulu di stasiun nunggu terang. Baru berangkat ke tujuan.

Ya, dulu berani karena tidak tahu !

No related posts.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

This website uses IntenseDebate comments, but they are not currently loaded because either your browser doesn't support JavaScript, or they didn't load fast enough.

Leave a Reply

Translator
Indonesian flagItalian flagKorean flagChinese (Simplified) flagChinese (Traditional) flagPortuguese flagEnglish flagGerman flagFrench flag
Spanish flagJapanese flagArabic flagRussian flagGreek flagDutch flagBulgarian flagCzech flagCroatian flag
Danish flagFinnish flagHindi flagPolish flagRomanian flagSwedish flagNorwegian flagCatalan flagFilipino flag
Hebrew flagLatvian flagLithuanian flagSerbian flagSlovak flagSlovenian flagUkrainian flagVietnamese flagAlbanian flag
Estonian flagGalician flagMaltese flagThai flagTurkish flagHungarian flagBelarus flagIrish flagIcelandic flag
Macedonian flagMalay flagPersian flag      
By N2H
Peluang Usaha

Mau Usaha EsTeler Dengan Citarasa Esteler 77 ? Di sini Rahasianya !

Bagaimana mengubah blog WordPress menjadi MESIN UANG yang MEMATIKAN !! Tutorial komplit dilengkapi Software dan Script Siap Pakai



Tulis Pesan Anda