<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bondansutedjo.com &#187; Kesehatan</title>
	<atom:link href="http://bondansutedjo.com/category/kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bondansutedjo.com</link>
	<description>Mengenali Diri, Menemukan Kedamaian, Ketentraman Dan Kebahagiaan Hidup Tanpa Batas</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Dec 2009 06:11:38 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tumbuhan Berkhasiat Obat Sebagai OBAT</title>
		<link>http://bondansutedjo.com/2009/07/tumbuhan-berkhasiat-obat-sebagai-obat/</link>
		<comments>http://bondansutedjo.com/2009/07/tumbuhan-berkhasiat-obat-sebagai-obat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 07:24:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tedjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bondansutedjo.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[Tumbuh-tumbuhan berkhasiat obat telah berabad-abad digunakan oleh nenek moyang kita dan memberikan hasil yang baik bagi pemeliharaan kesehatan dan pengobatan. Selama berabad-abad tumbuh-tumbuhan diandalkan sebagai obat untuk berbagai penyakit. Catatan sejarah menunjukkan bahwa dulu masyarakat umumnya paham tentang tumbuh-tumbuhan yang berfungsi obat dan juga paham cara penggunaannya sebagai obat. Sumber pengetahuan ini berasal dari para [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tumbuh-tumbuhan berkhasiat obat telah berabad-abad digunakan oleh nenek moyang kita dan memberikan hasil yang baik bagi pemeliharaan kesehatan dan pengobatan. Selama berabad-abad tumbuh-tumbuhan diandalkan sebagai obat untuk berbagai penyakit. Catatan sejarah menunjukkan bahwa dulu masyarakat umumnya paham tentang tumbuh-tumbuhan yang berfungsi obat dan juga paham cara penggunaannya sebagai obat. Sumber pengetahuan ini berasal dari para orang tua masing-masing dan tabib. Sementara tabib memperoleh pengetahuan ini selain dari orang utanya juga dari kitab-kitab.<span id="more-168"></span></p>
<p>Pengetahuan tentang tanaman obat yang tertulis dalam kitab-kitab tersebut diperoleh dari pengalaman para tabib sendiri dan berdasarkan pengetahuan dari negara yang jauh seperti China dan India. Hal ini mengingat kepulauan Indonesia merupakan tempat persinggahan orang-orang dalam perjalanan anatara dua negeri tersebut. Oleh karena itu ternyata pengetahuan tentang tanaman obat dari masyarakat kita dulu tidak berbeda jauh dengan pengetahuan serupa dari masyarakat China dan India.</p>
<p>Dengan masuknya pengobatan modern di negara kita yang terutama dibawa oleh Belanda, dan kemudian mulai awal abad ini diintoduksikan kepada masyarakat kit, anatara lin dengan didirikannya sekolah dokter Jawa di Jakarta, maka pengetahuan dan praktek pengobatan dengan tanaman obat secara bertahap dan sistematis ditinggalakan.</p>
<p>Pengobatan tradisional dengan tanaman obat dianggap kuno, berbahaya, tidak masuk akal, tidak higienis dan dianggap bodoh. Oleh karena itu orang yang berpendidikan selayaknya tidak menggunakan bahan-bahan itu lagi tetapi menggunakan obat-obat modern berupa bahan kimia. Hal ini dilakukan tanpa sama sekali menghargai bahwa pengetahuan tentang tanaman obat ini telah selama berabad-abad menjadi andalan dalam pemeliharaan kesehatan dan pengobatan</p>
<p>Dengan berkembangnya pendidikan model barat maka kita menjadi semakin jauh meninggalkan pengetahuan dan cara-cara pengobatan menggunakan tanaman obat.</p>
<p>Di negeri-negeri timur seperti Jepang, RRC, Taiwan dan Korea hal semacam itu tidak perlu terjadi. Pengobatan modern menggunakan bahan-bahan kimia dan peralatan modern terus dikembangkan tetapi pengobatan tradisional menggunakan tanaman obat juga terus dipelihara dan dikembangkan. Penggunaan tanaman obat mernjadi satu alternatif bagi setaip pasien, yaitu pasien bisa memilih menggunakan obat kimia atau obat tumbuh-tumbuhan. Obat tumbuh-tumbuhan ini biasanya diresepkan oleh dokter dan digunakan di rumah sakit.</p>
<p>Obat-obat kimia dalam perkembangannya memiliki banyak kelemahan antara lain:</p>
<ol>
<li>Sering menimbulkan efek samping yang negatif baik secara langsung maupun terakumulasi. Hal itu terjadi karena tubuh bukan tabung reaksi. Yaitu tubuh bersifat organis dan tidak murni ( komposisi campuran dari berbagai senyawa) . Sedangkan obat kimia umumnya senyawa-senyawa unorganik atau senyawa karbon yang murni. Tubuh terdiri dari komposisi senyawa-senyawa kompleks yang hidup, sedang bahan kimia berupa senyawa yang murni atau dimurnikan. Oleh karena itu sebenarnya bahan kimia itu bukan materi yang benar-benar cocok untuk tubuh sehingga sering dikatakan bahwa &#8221; Obat itu Racun&#8221;</li>
<li>Sering tidak atau belum bisa secara efektif menyembuhkan penyakit-penyakit tertentu seperti kanker, stroke, aids, dll</li>
<li>Harga cenderung inggi karean tingginya biaya distribusi dan diimpor baik dalam bentuk obat maupun bahan baku obat.</li>
</ol>
<p>Berfdasarkan kenyataan kelemahan obat-obat kimia tersebut maka saat ini terdapat kecenderungan untu kembali ke alam ( back to naure ) dalam bidang pemeliharaan kesehatan dan pengobatan berupa upaya penggunaan tumbuh-tumbuhan berkhasiat obat.</p>
<p>Tumbuh-tumbuhan berkhasit obat ini menskipun tetap memiliki kelemahan, yaitu penggunaannya yang tidak praktis, tetapi memiliki kelebihan-kelebihan antara lain:</p>
<ol>
<li>Efek samping tanaman obat ini tidak ada jika penggunaaannya sesuai anjuran.</li>
<li>Efektif untuk penyembuhan penyakit tertentu yang sering sulit disembuhkan dengan obat-obat kimia seperti kanker, tumor, darah tinggi, darah rendah, diabetes, hepatitis, stroke, sinusitis, herpes, bau badan, bisul dll.</li>
<li>Mudah, mengingat umunya bisa ditanam sendiri di pekarangan rumah, sebagian besar bahkan bisa ditemukan tumbuh liar di kekbun-kebun sekitar kita.</li>
<li>Pengobatan umumnya dapat dilakukan oleh anggota keluarga sendiri tanpa harus tergantung pada bantuan tenaga medis atau paramedis.</li>
</ol>
<p>Kesadaran akan kenyataan di atas maka penggunaan tanaman obat mulai diterima kembali oleh masyarakat sebagai pengobatan alternatif dan cara pemeliharaan kesehatan yang alamaiah dan aman</p>
<p>Pengertian pengobatan alternatif ini, yaitu:</p>
<ol>
<li>Penderita penyakit tertentu yang serangannya masih dalam tahap awal dan memilih untuk menggunakan pengobatan dengan tanaman obat guna mencegah berkembangnya penyakit dan menghilangkan gejala yang ada. Plihan ini bisa menjadi pilihan yang terbaik karena biayanya murah dan aman.</li>
<li>Penderita penyakit yang sudah parah dan harus menghadapi tindakan medis yang drastis seperti pembedahan, amputasi atau penyinaran radioaktif dapat memilih untuk menggunakan pengobatan dengan tanaman obat guna berusaha menghindari tidnakan medis drastis tersebut.</li>
<li>Penderita penyakit yang menurut dokter sudah tidak dpaat ditolong lagi ( dokter sudah angkat tangan ) masih dapat tetap berusaha menyembuhkan diri sendiri dengan menggunakan tanaman obat.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bondansutedjo.com/2009/07/tumbuhan-berkhasiat-obat-sebagai-obat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
