<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bondansutedjo.com</title>
	<atom:link href="http://bondansutedjo.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bondansutedjo.com</link>
	<description>Mengenali Diri, Menemukan Kedamaian, Ketentraman Dan Kebahagiaan Hidup Tanpa Batas</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Dec 2009 06:11:38 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Menentukan Sendiri</title>
		<link>http://bondansutedjo.com/2009/12/menentukan-sendiri/</link>
		<comments>http://bondansutedjo.com/2009/12/menentukan-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 06:05:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tedjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Spiritual (artikel )]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bondansutedjo.com/?p=476</guid>
		<description><![CDATA[Ini ada cerita di sekitar tugas kedinaskanku:
Ada karyawan yang datang kepada saya. Dia orang Makassar tapi bekerja di Papua. Ia bilang kalau kedatangannya adalah menyengaja untuk bertemu saya. Ia ingin mengutarakan keinginannya langsung kepada saya.
Pendek kata, karena sudah lama bekerja di Papua, maka ia minta pindah bekerja ke Makassar. Sambil bicara dengannya saya coba untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini ada cerita di sekitar tugas kedinaskanku:</p>
<p>Ada karyawan yang datang kepada saya. Dia orang Makassar tapi bekerja di Papua. Ia bilang kalau kedatangannya adalah menyengaja untuk bertemu saya. Ia ingin mengutarakan keinginannya langsung kepada saya.</p>
<p>Pendek kata, karena sudah lama bekerja di Papua, maka ia minta pindah bekerja ke Makassar. Sambil bicara dengannya saya coba untuk membuka data yang terkait dengan kepegawaian dia. Ternyata, ia memang sudah lama bekerja di Papua.<span id="more-476"></span></p>
<p> “ Baik, pak nanti kami akan evaluasi dalam sidang jabatan. “ kata saya waktu itu merespons keinginannya. Dia cuma diam dan memandangi saya sambil menganggukan kepalanya pelan.</p>
<p>“ Target saya bulan Februari sudah di Makassar, pak .”</p>
<p>” Hah..”</p>
<p>Terus terang saya kaget dengan  ucapan dia yang tiba-tiba.</p>
<p>” Maksud Bapak apa ? ”</p>
<p>” Bulan Februari pokoknya sudah di Makassar. ”</p>
<p>Saya masih terheran-heran dengan sikap karyawan ini.</p>
<p>” Pak, Bapak nggak boleh begitu, ” kataku lagi</p>
<p>” Bapak punya keinginan pindah, itu ok ”</p>
<p>” Bapak sudah berupaya. Termasuk minta tolong kepada siapa saja, termasuk saya. Itu juga ok. ”</p>
<p>” Tapi bapak tidak boleh men target begitu ?!”</p>
<p>” Sebagai manusia kita semua sama, pak. Sebagaimana job diskripsi dalam jabatan, kewenangan kita hanya pada tarap berusaha atau berupaya. Dengan mendengar keinginan bapak, saya akan berusaha membantu bapak. Namun yang menetukan Allah, pak. Kalaupun bapak jadi pindahpun, itu bukan karena saya, pak. Tapi karena Allah memang menghendaki atau meridhoi keinginan bapak.”</p>
<p>” jadi sekali lagi, tolong bapak jangan men terget waktunya. Sekarang bapak sudah berusaha secara fisik. Bicara kepada saya. Sekarang tinggal bapak perbanyak do’a kepada Allah. Memohon kepada Allah dengan khusu’. Kalau niat pindah bapak memang baik Insya Allah dikabulkan.”</p>
<p>” baik , pak, terima kasih. Mohon maaf, pak ”</p>
<p>”ok.”</p>
<p>Sepeninggal yang bersangkutan saya sempat merenung. Kok bisa, ya, minta tolong, tapi memberi target, seperti memaksa, begitu batinku. Kadang muncul juga dalam hatiku sifat slengekkan gaya betawi:</p>
<p>” Kalau loe bikin target waktu, bikin aja sendiri sk nya , dan tanda tangani sendiri.. lalu kabur&#8230;.”</p>
<p>He.he..hee&#8230;heeee&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bondansutedjo.com/2009/12/menentukan-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shela Marcia &#8211; Icon Anti Aborsi</title>
		<link>http://bondansutedjo.com/2009/12/shela-marcia-icon-anti-aborsi/</link>
		<comments>http://bondansutedjo.com/2009/12/shela-marcia-icon-anti-aborsi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 02:52:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tedjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[GUYONAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bondansutedjo.com/?p=461</guid>
		<description><![CDATA[Shela Marcia jadi icon anti aborsi.
Rumah sakit Harapan Bunda Jakarta telah menganugrahkan kepadanya sebagai icon anti Aborsi. Siapa yang memilih ?  Terserah siapa yang memilih. Namun rasanya ada yang bikin nggak  sreg atas pemilihan ini. Kenapa ? Nggak setuju ? Apa hakku untuk tidak menyetujui pilihan itu. Cuma rasanya kok ada yang nggak pass gitu. Lha wong [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Shela Marcia jadi icon anti aborsi.</p>
<p>Rumah sakit Harapan Bunda Jakarta telah menganugrahkan kepadanya sebagai icon anti Aborsi. Siapa yang memilih ?  Terserah siapa yang memilih. Namun rasanya ada yang bikin nggak  sreg atas pemilihan ini. Kenapa ? Nggak setuju ? Apa hakku untuk tidak menyetujui pilihan itu. Cuma rasanya kok ada yang nggak pass gitu. Lha wong bunting gak jelas suaminya, kok jadi icon nasional. Bukan saya tidak setuju dengan anti aborsi, lho. Itu program bagus. Cuma kenapa dia yang jadi icon ? Semestinya untuk jadi icon itu tidak hanya dilihat dari satu sisi saja. Berbagai sisi harus dilihat. Karena icon harus bisa menggambarkan citra diri secara keseluruhan. Shela itu pengguna Narkoba- ketangkep lagi. Sekarang bunting di luar nikah. Kok jadi Icon. Wah..wah embuh&#8230;gemblung. Gonjang-ganjing bener negeri ini.  Yang gendeng ini siapa ya ?!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bondansutedjo.com/2009/12/shela-marcia-icon-anti-aborsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Bisnis Online (Menjual Produk)</title>
		<link>http://bondansutedjo.com/2009/12/mengenal-bisnis-online/</link>
		<comments>http://bondansutedjo.com/2009/12/mengenal-bisnis-online/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 02:15:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tedjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bondansutedjo.com/?p=454</guid>
		<description><![CDATA[Bisnis online semakin merebak, sejalan dengan berkembangan penggunaan internet. Sebagai sarana komunikasi internet memang sangat memberikan keleluasaan kepada siapa saja, tak terkecuali dalam komunikasi bisnis. Melalui internet kita dalam belajar apa saja dan dapat menemukan apa saja, yang baik maupun yang jelek. Gila memang !
Apa itu bisnis online ?
Bisnis online singkatnya adalah bisnis yang dilakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bisnis online semakin merebak, sejalan dengan berkembangan penggunaan internet. Sebagai sarana komunikasi internet memang sangat memberikan keleluasaan kepada siapa saja, tak terkecuali dalam komunikasi bisnis. Melalui internet kita dalam belajar apa saja dan dapat menemukan apa saja, yang baik maupun yang jelek. Gila memang !</p>
<p>Apa itu bisnis online ?<span id="more-454"></span></p>
<p>Bisnis online singkatnya adalah bisnis yang dilakukan dengan menggunakan media internet. Yang dilakukan lewat internet ini bisa: penawarannya, pemesanannya, pembayaran bahkan barangnyapun ada yang dapat langsung diambil secara online ( biasanya produk digital ).</p>
<p>Apa macamnya bisnis online?</p>
<p>Ada bermacam bisnis online, baik yang menjual produk maupun yang tidak menjual produk. Saat ini kita coba bahas bisnis online yang menjual produk.</p>
<p><strong>TOKO ONLINE</strong></p>
<p>Seperti toko offline biasa. Di sini kita membuka toko sendiri untuk menjajakan barang dagangan kita melalui website. Jadi semua jenis dagangan bisa dilihat di website, yang meliputi: gambar barangnya, harganya, diskon (kalau ada), proses pemesananya, cara pembayaran, proses pengiriman dsb.</p>
<p><strong>RESELLER</strong></p>
<p>Seperti juga dengan toko online, di sini kita juga menjual sesuatu. Hanya saja yang kita jual ini barang orang lain. Artinya, kita sebagai perantara menjualkan produk orang lain dengan mendapatkan komisi dari pemilik produk bila produk terjual. Biasanya untuk menjadi reseller kita harus membeli dulu produk dari pemiliknya baru kita bisa bertindak sebagai resller.  Salah satu program reseller ini adalah penjualan ebook: <a title="esteler yaahooi" href="http://www.esteler-yaahooi.com" target="_self"><strong>Rahasia Resep Esteler Yaahooi</strong></a>. Dengan membeli ebook ini Anda dapat membuat esteler senikmat steler 77. Dengan menjadi reseller produk ini anda akan mendapatkan komisi 37 % dari harga jual produk. Saat ini harga jual produk tersebut Rp. 750.000,- Jadi Kalau Anda  dapat menjual melalui link Anda maka akan mendapatkan komisi sebesar Rp.250.000,-</p>
<p><strong>AFFILIASI</strong></p>
<p>Hampir sama dengan dengan reseller, hanya saja bedanya kita tidak perlu membeli produk terlebih dulu. Untuk dapat menjadi affiliator kita cukup mendaftrakan diri diwebsite pengelola. Banyak pengelola sistem affiliasi ini, antara lain: clickbank.com, paydotcom, dll.</p>
<p>Begitulah bisnis online yang dilakukan dengan menjual produk. Untuk pembahasan bisnisonline yang tidak menjual produk akan kita bahas pada artikel berikutnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bondansutedjo.com/2009/12/mengenal-bisnis-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Analisa Bisnis Digital Printing</title>
		<link>http://bondansutedjo.com/2009/12/analisa-bisnis-digital-printing/</link>
		<comments>http://bondansutedjo.com/2009/12/analisa-bisnis-digital-printing/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 10:29:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tedjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain Grafis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bondansutedjo.com/?p=439</guid>
		<description><![CDATA[Bisnis digital printing sebenarnya sangat menjanjikan. Margin yang dapat di peroleh dari bisnis ini bisa mencapai 300 -500 %. Hanya saja pelaku bisnis harus tahu bagaimana mengabil ceruk-ceruk pasar yang menguntungkan. Bagaimana analisa bisnisnya ? Secara sederhana dapat kita contohkan dengan produk yang sederhana dan sering kita gunakan: KARTU NAMA
Dalam pembuatan kartu nama biasanya 1 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bisnis digital printing sebenarnya sangat menjanjikan. Margin yang dapat di peroleh dari bisnis ini bisa mencapai 300 -500 %. Hanya saja pelaku bisnis harus tahu bagaimana mengabil ceruk-ceruk pasar yang menguntungkan. Bagaimana analisa bisnisnya ? Secara sederhana dapat kita contohkan dengan produk yang sederhana dan sering kita gunakan: KARTU NAMA<span id="more-439"></span></p>
<p>Dalam pembuatan kartu nama biasanya 1 paket/ box terdiri dari 100 lembar kartu nama ( meskipun order bisa menyesuaiakan/ customize ).  Harga 1 box kartu nama ini berkisar Rp. 30.000 &#8211; Rp. 50.000 ( tergantung kertas yang dipakai )</p>
<p>Untuk membuat satu  box kartu ( isi 100 lbr) diperlukan 10 lbr kertas ukuran folio.  Harga 1 pak kertas Rp. 2.500 &#8211; Rp. 3.000,-</p>
<p>Biaya tinta untuk cetak kartu 10 lbr kertas R. 2.500,-</p>
<p>Harga box plastik Rp. 1.000</p>
<p>Total Biaya dikeluarkan: Rp. 3.000 + Rp. 2.500 + Rp. 1.000 =Rp. 6.500</p>
<p>Harga jual 1 box kartu Rp. 30.000,-</p>
<p>Keuntungan = Rp. 30.000 &#8211; 6.500,- = Rp. 23.500,-</p>
<p><strong>Margin: 23.500/6.500 x 100 % =361,53% ( + 350 % )</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bondansutedjo.com/2009/12/analisa-bisnis-digital-printing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Titik Balik</title>
		<link>http://bondansutedjo.com/2009/12/titik-balik/</link>
		<comments>http://bondansutedjo.com/2009/12/titik-balik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 09:49:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tedjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[SERIUS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bondansutedjo.com/?p=430</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah Anda mengalami suatu kondisi, dimana tiba-tiba tidak bersemangat dalam melakasanakan apapun ?
Ada yang mengatakan bahwa kalau mengalami kondisi seperti itu, pasti ada yang salah dalam bernafas pada saat bangun tidur ? Maksudnya bagaimana ?
Katanya, orang bernafas itu dari dua lubang hidung. Tapi keluar masuknya angin dari lubang hidung itu tidak bersamaan. Artinya, bila pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah Anda mengalami suatu kondisi, dimana tiba-tiba tidak bersemangat dalam melakasanakan apapun ?</p>
<p>Ada yang mengatakan bahwa kalau mengalami kondisi seperti itu, pasti ada yang salah dalam bernafas pada saat bangun tidur ? Maksudnya bagaimana ?<span id="more-430"></span></p>
<p>Katanya, orang bernafas itu dari dua lubang hidung. Tapi keluar masuknya angin dari lubang hidung itu tidak bersamaan. Artinya, bila pada saat menarik napas masuk dari kiri maka keluarnya dari kanan. Bila nariknya dari kanan maka keluarnya dari kiri. Jadi keluar masuknya angin dalam bernapas ini saling bergantian antara lubang hidung kiri dan kanan. Nah, kalau setelah bangun tidur tadi kita jadi tidak bersemangat, katanya keluarnya napas pasti dari lubang sebelah kiri ?!</p>
<p>Terlepas dari benar atau tidaknya pernyataan tersebut, bila kita mengalami kondisi tidak bersemangat, apa yang harus kita lakukan ?</p>
<p>Untuk dapat membangikitkan semangat kita lagi yang harus kita lakukan adalah:</p>
<ol>
<li>Mengingat kembali keberhasilan, kesenangan atau apapun yang positif yang pernah kita alami</li>
<li>Ingat-ingat kembali apa yang menyebabkan keberhasila, kesenangan atau hal positif yang pernah dialami</li>
<li>Bangkitkan kembali suasana sebagaiamana yang dirasakan dari point di atas pada saat ini.</li>
<li>Bila Anda dapat membangkitkan kembali suasana keberhasilan, kesenangan atau hal yang positif tersebut, saya yakin Anda pasti bersemangat kembali dan menjadi titik balik motivasi kegiatan kita</li>
</ol>
<p>Mau coba !</p>
<p>Harus dicoba !</p>
<p>dan Buktikan !</p>
<p>Hidup ini harus penuh semangat !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bondansutedjo.com/2009/12/titik-balik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buka Usaha Es Teler</title>
		<link>http://bondansutedjo.com/2009/12/buka-usaha-es-teler/</link>
		<comments>http://bondansutedjo.com/2009/12/buka-usaha-es-teler/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 23:33:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tedjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bondansutedjo.com/?p=426</guid>
		<description><![CDATA[Pernah minum es teler 77 ? Bagaimana rasanya ? Segar dan gurih. Ya, begitulah rasa es teler merek ternama di Indonesia itu. Dengan campuran buah : Alpukat, Nangka, Kelapa Muda, Susu dan Gula serta serutan es batu Anda sudah dapat melepas dahaga dengan kenikmatan luar biasa.
Kalau kita perhatikan di sekeliling kita memang banyak yang menjual [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah minum es teler 77 ? Bagaimana rasanya ? Segar dan gurih. Ya, begitulah rasa es teler merek ternama di Indonesia itu. Dengan campuran buah : Alpukat, Nangka, Kelapa Muda, Susu dan Gula serta serutan es batu Anda sudah dapat melepas dahaga dengan kenikmatan luar biasa.<span id="more-426"></span></p>
<p>Kalau kita perhatikan di sekeliling kita memang banyak yang menjual <em>es teler</em>. Tapi bagaimana dengan rasanya ? Saya telah banyak mencoba <em>es teler</em> dari berbagai penjual, dan rasanya sangat beraneka ragam ! Padahal kalau dilihat campurannya dalam <em>es teler</em> boleh dikata semua sama. Buah nangka, ya di mana-mana rasa dan baunya pasti sama. Alpukat maupun kelapa muda juga begitu, di mana-mana juga rasanya sama. Susu juga sama. Lalu kenapa setelah dicampur menjadi <em>es teler</em> rasanya bisa berbeda antara satu penjual dengan penjual yang lain ?</p>
<p>Nah disitu memang ada rahasianya.<br />
Anda Mau tahu ?</p>
<p><strong>RAHASIA RASA ES TELER </strong><strong><br />
</strong><strong>TERLETAK PADA CAMPURAN GULANYA &#8220;</strong></p>
<p>Jadi, Gulanyalah yang membedakan rasa <em>es teler</em> dari satu penjual dengan penjual yang lain.</p>
<p>Mulai saat ini Anda juga bisa membuat es teller senikmat esteler 77. Bagaimana caranya ? Silahkan Anda kunjungi website:</p>
<p><strong><a href="http://www.esteler-yaahooi.com/">Http://www.esteler-yaahooi.com</a></strong></p>
<p>Semua rahasianya ada di situ.</p>
<p>Ayo buruan, jangan sampai ketinggalan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bondansutedjo.com/2009/12/buka-usaha-es-teler/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Usaha Stempel Warna Tanpa Bantalan</title>
		<link>http://bondansutedjo.com/2009/12/usaha-stempel-warna-tanpa-bantalan/</link>
		<comments>http://bondansutedjo.com/2009/12/usaha-stempel-warna-tanpa-bantalan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 22:13:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tedjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bondansutedjo.com/?p=421</guid>
		<description><![CDATA[Pernah lihat stempel warna di GRAMEDIA ? ATAU Tukang pembuat Stempel karet dijalan-jalan ? Kalau Kita melihat order pembuatan stempel warna atau karet seperti-nya tidak pernah sepi.Melihat gambaran diatas spertinya masih terbuka celah untuk kita membuka usaha pembuatan Stempel Warna dan karet seperti di GRAMEDIA atau Outlet-aoutlet seperti yang dilakukan para tukang stempel. 
Tapi, sayang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span>Pernah lihat stempel warna di GRAMEDIA ? ATAU Tukang pembuat Stempel karet dijalan-jalan ? Kalau Kita melihat order pembuatan stempel warna atau karet seperti-nya tidak pernah sepi.Melihat gambaran diatas spertinya masih terbuka celah untuk kita membuka usaha pembuatan Stempel Warna dan karet seperti di GRAMEDIA atau Outlet-aoutlet seperti yang dilakukan para tukang stempel. <span id="more-421"></span><br />
Tapi, sayang sekali alat pembuat stempel warna digital masih terbilang mahal ( berkisar 7 juta s/d 15 juta ) dan sepertinya masih sangat sulit dijangkau para pelaku usaha yang ingin membuka lahan di bidang pembuatan stempel ini&#8230;&#8230;<br />
Tapi jangan pesimis dulu,untuk mengatasi kendala tersebut, Kami telah mencaru solusi dengan membuat alat sederhana yang Saya kira mampu bahkan bisa dijangkau oleh para pemodal kecil.</span></p>
<p>Yaaa&#8230; alat stempel warna dan karet yang tadinya berkisar puluhan juta rupiah kini hanya bisa Anda dapat dengan harga ratusan ribu saja ! HASILNYA ? setidaknya sedikit bisa menyaingi alat mahal tadi.</p>
<p>APA YANG DIBUTUHKAN ?</p>
<p>- komputer 1 unit (Bisa yang second Hand)<br />
- Printer laser / HP 5L atau 6L atau 1010 (1 juta an), bisa diganti printer biasa<br />
- Alat stempel<br />
- Pemotong Karet<br />
- Alat Promosi bisa spanduk/plang usaha</p>
<p>Untuk langkah awal bisa dirumah atau beli rombong ( Sekitar Rp.500.0000,- ),<br />
kios/garasi rumah yang posisinya marketable/mudah dijangkau konsumen.<br />
Kalau soal promosi, bisa pakai iklan koran lokal, bikin brosur, atau pasang spanduk di depan tempat usaha kita.<br />
Melayani antar jemput jadi nilai tambah plus usaha kita.</p>
<p>Proses Pengerjaan</p>
<p>Soal proses pengerjaan stempel ini sangat mudah dan cepat, kurang dari 15 menit !<br />
Yang dibutuhkan cuma skill menggambar, khususnya logo (pakai program CorelDraw, FreeHand (gak mutlak) , pokoknya S/W yang bisa output ke print -Word, Excel,dll; kalau belum bisa coba ambil kursus singkat CorelDraw, 4-5 hari) kalau gak pengen ribet ya kasih aja ke tukang setting komputer, paling cuma ngasih ongkos 3rb s/d 5rb.<br />
Nah kalau belum punya alat pembuat stempelnya, bisa kontak kami. Harga mesin rakitan pembuat stempel.</p>
<p>Trik Penjualan</p>
<p>Untuk trik penjualan Kita bisa melakukan banyak cara, diantaranya :<br />
turunkan sedikit price kita, biar menarik customer.<br />
Perkiraan cost produksi untuk stempel warna, sekitar 15rb dan harga jual sekitar 50 &#8211; 150 rb per stempel, tergantung trik market Kita.</p>
<p>Untuk Stempel karet, cost produksi sekitar 5rb dengan harga jual sekita 15rb s/d 25 rb.</p>
<p>Kalo Kita berandai-andai, sehari dapat 1 order stempel=50 rb; kalau 2 stempel=100rb, sebulan 3 juta! BISNIS YANG CUKUP MENGGIURKAN !!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bondansutedjo.com/2009/12/usaha-stempel-warna-tanpa-bantalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuka Usaha Digital Printing</title>
		<link>http://bondansutedjo.com/2009/12/membuka-usaha-digital-printing/</link>
		<comments>http://bondansutedjo.com/2009/12/membuka-usaha-digital-printing/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 15:01:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tedjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bondansutedjo.com/?p=411</guid>
		<description><![CDATA[Ingin memiliki usaha percetakan serba ada atau one stop shopping printing seperti Snappy, Subur dll? Coba anda simak baik-baik masukan berikut ini, yang merupakan rangkuman disukusi dan sharing pengalaman beberapa anggota Milis Dunia Wirausaha minggu lalu mengenai usaha digital printing, fotocopy, design grafis, warnet juga rental komputer.

Tentukan target konsumen
Misalnya:
Untuk orang-orang yang butuh percetakan cepat spt [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span>Ingin memiliki usaha percetakan serba ada atau one stop shopping printing seperti Snappy, Subur dll? Coba anda simak baik-baik masukan berikut ini, yang merupakan rangkuman disukusi dan sharing pengalaman beberapa anggota Milis Dunia Wirausaha minggu lalu mengenai usaha digital printing, fotocopy, design grafis, warnet juga rental komputer.<br />
<span id="more-411"></span><br />
Tentukan target konsumen</span></p>
<p>Misalnya:<br />
Untuk orang-orang yang butuh percetakan cepat spt undangan, kartu nama, presentasi, brosur, dll. Tentunya harus instant alias bisa ditunggu karena menggunakan digital printing yg meniadakan proses konvensional yg lama. Hal ini membutuhkan modal yang cukup besar karena mesin digital printing seperti punya Snapy terhitung ratusan juta. Mungkin bisa pula menekan biaya melalui leasing atau kredit ke bank untuk pembelian printer, komputer, dll.</p>
<p>Salah seorang anggota Milis DW menceritakan pengalamannya membuka usaha percetakan yang dimulai dari menerima settingan dulu, sebelum menjalar ke proses lainnya alias tidak langsung membuka usaha dengan skala besar.</p>
<p>Secara umum, modal yang besar tentunya akan mempermudah melakukan usaha. Namun, bukan berarti modal kecil akan menghambat usaha. Bisa dimulai dari networking terlebih dulu sambil mencari investor, customer, partner, dan supplier.</p>
<p>Dengan modal awal Rp. 10jt untuk membuka usaha digital printing, maka akan diperlukan beberapa hal berikut:</p>
<p>1 komputer P4 dengan spesifikasi grafis ( beli second lebih murah ) Rp. 4jt<br />
1 printer laser untuk bikin film sablon Rp. 1jt<br />
1 scanner Rp. 500rb<br />
1 printer inkjet (merek terserah cari ukuran A4 utk awal, tapi cari refill tinta yang berkualitas, untuk menghindari catridge sering rusak karena kualitas tinta yang jelek ) Rp. 500rb<br />
Sisanya untuk sewa tempat, pengadaan kertas dan sedikit promosi.</p>
<p>Karyawan<br />
Tentu harus ada yang pintar disain. Bisa dua pilihan. Menyewa jasa seseorang yang memang sudah jago dulu untuk bisa saling belajar dan mengajari (tidak pelit bagi ilmu dengan pegawai lainnya) atau memang belajar dari awal sekali. Spesifikasi pekerjaan mencakup (contoh):<br />
1. Disain gambar, edit foto, disain spanduk,<br />
2. Membuat stempel, sablon kop surat, kartu nama, amplop<br />
3. Cetak brosur, flyer dan cetakan lainnya.</p>
<p>Masukan lainnya menyebutkan bahwa untuk masalah disain grafis, perlu diketahui adanya dua golongan disain grafis: operator atau yang memang creative designer.<br />
Biasanya operator komputer bisa mengerjakan kerjaan grafis, tetapi (kebanyakan) untuk pekerjaan setting-an. Ini tidak diperlukan pendidikan formal, bisa belajar secara otodidak, yang penting kenal/tahu program-program grafis.</p>
<p>Adakalanya pekerjaan grafis tidak bisa dikerjakan oleh operator grafis seperti ini, namun perlu seorangg creative designer yang salah satu tugasnya adalah membuat konsep disain.</p>
<p>Gaji akan berbeda cukup jauh dari operator grafis. Untuk yang sudah jago, gajinya bisa mencapai Rp. 5jt.</p>
<p>Akan ada pula kasus dimana customer menginginkan disain yang sesuai keinginan sendiri sehingga saat sang disainer mengerjakan, customer akan ikut duduk disampingnya untuk mengomentari atau mengutarakan keinginan-keinginan. Intinya, bukan membuat konsep untuk sebuah disain melainkan mengerjakan konsep sang customer. Untuk kasus seperti ini maka gaji tidak sebesar creative disain.</p>
<p>Selain itu, ada pula pegawai yang tidak digaji, tapi sharing dari hasil pekerjaanya sebesar 40% (1 pegawai, 1 komputer, 1 scan, 1 printer) kalo dirata-rata gaji pegawai untuk disain grafis (2 orang) masing-masing menerima Rp. 1jt-1,5 jt perbulan. Sementara itu, untuk tukang sablon dan tukang ketik rata-rata @ Rp. 400rb-700rb/bulan,</p>
<p>Sewa Tempat<br />
Hal ini tergantung pada lokasi. Misalnya yang pinggir jalan raya sewanya Rp. 7jt/ tahun. Ada pula yang lokasinya agak masuk kedalam gang, maka sewanya “hanya” Rp. 4 jt/tahun.</p>
<p>Service yang disediakan umumnya:<br />
1. Kartu nama<br />
2. Kartu undangan.<br />
3. Pengetikan<br />
4. Setting dan disain brosur, repro foto.<br />
5. Scan gambar.<br />
6. Print warna<br />
7. Pembuatan stempel<br />
8. Nota, kop surat dengan sablon dan print. dan lain-lain</p>
<p>Cetak dengan laser warna agak mahal dibanding dengan sablon atau order ke percetakan, tapi kelebihannya adalah menerima pemesanan misalnya hanya 1 lembar saja (lebih ngirit) karena tidak semua langganan mau pesan dalam jumlah besar. terkadang hanya pesan 10 lembar buat proof atau contoh.</p>
<p>Salah seorang anggota Milis yang bergerak di bidang usaha ini sempat pula berbagi mengenai masalah biaya bulanan dalam menjalankan usaha:</p>
<p>1. Pengadaan kertas Kwarto, Folio, A4. Masing-masing butuh dua rim per bulan (tergantung orderan dan pekerjaan )<br />
2. Listrik Rp. 150rb &#8211; 200rb<br />
3. Telpon Rp. 150rb &#8211; 200rb<br />
4. Keamanan Rp. 20rb<br />
5. Refill tinta dua printer (yang kulitas no 1 seharga Rp. 35rb/warna )<br />
6. Refill tinta laser jet Rp.125rb ( bisa habis dalam 1 &#8211; 2 bulan, tergantung pemakaian)</p>
<p>Boleh dibilang usaha digital printing merupakan salah satu jenis usaha yang cukup jadi favorit, dan akibatnya antara lain, banyak saingan. Namun hal ini dianggap bukan merupakan hambatan karena yang terpenting adalah kualitas kerja, variasi pekerjaan yang bisa kita tangani serta kelebihan pelayanan yang ramah, lancar dan siap membantu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bondansutedjo.com/2009/12/membuka-usaha-digital-printing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berani Karena Tidak Tahu</title>
		<link>http://bondansutedjo.com/2009/12/berani-karena-tidak-tahu/</link>
		<comments>http://bondansutedjo.com/2009/12/berani-karena-tidak-tahu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 10:07:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tedjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bondansutedjo.com/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Ini cerita pengalaman Saya. Meskipun saya lahir dan besar di Jawa ( Semarang ), tapi seumur-umur Saya belum pernah pergi ke Jakarta.  Waktu itu Saya pindah tugas dari Makassar ke Jakarta. Terus terang karena sibuk saya tidak pernah mempersiapkan keberangkatan. Sehingga begitu harin Senin saya harus lapor di tempat kerja baru, maka saya segera pesan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini cerita pengalaman Saya. Meskipun saya lahir dan besar di Jawa ( Semarang ), tapi seumur-umur Saya belum pernah pergi ke Jakarta.  Waktu itu Saya pindah tugas dari Makassar ke Jakarta. Terus terang karena sibuk saya tidak pernah mempersiapkan keberangkatan. Sehingga begitu harin Senin saya harus lapor di tempat kerja baru, maka saya segera pesan tiket pesawat hari Sabtu pagi dengan tujuan Semarang . Namun ayang tidak dapat, karena itu aku ambil yang jurusan Jogyakarta. Saya pikir dari Jogya bisa naik bis paling 2-3 jam ke Semarang.  Secara pararel Saya hubungi keluarga di Semarang untuk pesan tiket kereta api ke Jakarta untuk Sabtu malam.<span id="more-386"></span></p>
<p>Singkat cerita sampai di Semarang jam 3 sore. Istirahat sebentar, lalu habis maghrib langsung aku ke stasiun Tawang, karena jam berangkat tiket KA Senja jam 19.00 ( kekbetulan rumahku dekat stasiun, naik becak hanya 15 menit ).</p>
<p>Beberapa saat setelah KA berangkat Saya kepikiran. Nanti KA ini berhenti dimana ya ? Kata hatiku. Lama aku merenung, sampai aku coba tanya ke orang yang duduk disebelahku. Namun, jawabannya mengagetkanku:</p>
<p>&#8221; Maaf, pak, saya juga baru pertama ini mau ke Jakarta.&#8221;</p>
<p>Waduh !</p>
<p>Hatiku terus bertanya,  setelah sampai stasiun nanti terus Saya mau ke mana. Stasiunnya sendiri di mana, saya juga tidak tahu ( cuma pernah dengar, stasiun di Jakarta ada dua: Gambir dan Pasar Senin ).</p>
<p>Singkatnya, sudah sampai di Gambir. Waktu itu kira-kira jam 05.00 subuh. Setelah keluar dari stasiun Saya lalu nawar bajaj. Dengan tujuan hotel ISE ( saya cuma ingat-ingat saja omongan teman yang pernah di Jakarta nginep di situ ). Akhirnya aku diantar keliling sama bajaj itu dan tidak ketemu itu hotel. Sampai akhirnya kira-kira jam 07.00 nanya-nanya dan baru ketemu. Ternyata tidak jauh dari stasiun karena lokasinya di kebun kacang.</p>
<p>Satu hal yang mencengangkan adalah, waktu puter-puter cari alamat, yang diputerin itu sekitar tanah abang. Padahal daerah situ kan daerah rawan. Tapi Saya tenang saja. Ya, karena waktu itu saya tidak tahu.</p>
<p>Sekarang, kalau naik kereta dan nyampe di Gambir subuh, saya duduk-duduk dulu di stasiun nunggu terang. Baru berangkat ke tujuan.</p>
<p>Ya, dulu berani karena tidak tahu !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bondansutedjo.com/2009/12/berani-karena-tidak-tahu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PayPal Wishlist ( Ambil Kesempatan Mendapatkan $100 )</title>
		<link>http://bondansutedjo.com/2009/12/paypal-wihlist-ambil-kesempatan-mendapatkan-100/</link>
		<comments>http://bondansutedjo.com/2009/12/paypal-wihlist-ambil-kesempatan-mendapatkan-100/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 15:38:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tedjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bondansutedjo.com/?p=389</guid>
		<description><![CDATA[Halo Rekan,
Saat ini saya mau berbagi info tentang peluang baru mendapatakn $ 100. Penyelengaranya adalah PayPal Wishlist.Com. Cara jalannya melalui Facebook. Karena itu Anda harus punya account dulu di facebook untuk memulainya.
Caranya bagaimana ?
Langkah pertama : Login dulu ke http://www.facebook.com
Langkah kedua: Kunjungi PayPal Wishlist di sini: http://ambil.info/ppwl131062
Langkah selanjutnya: ambil panduannya di sini: http://www.vvip4u.com/PayPal Wishlist131062.rar
Selamat mencoba [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Halo Rekan,</p>
<p>Saat ini saya mau berbagi info tentang peluang baru mendapatakn $ 100. Penyelengaranya adalah PayPal Wishlist.Com. Cara jalannya melalui Facebook. Karena itu Anda harus punya account dulu di facebook untuk memulainya.<span id="more-389"></span></p>
<p>Caranya bagaimana ?</p>
<p>Langkah pertama : Login dulu ke http://www.facebook.com</p>
<p>Langkah kedua: Kunjungi PayPal Wishlist di sini: http://ambil.info/ppwl131062</p>
<p>Langkah selanjutnya: ambil panduannya di sini: http://www.vvip4u.com/PayPal Wishlist131062.rar</p>
<p>Selamat mencoba dan dapatkan segera $ 100</p>
<p>KESEMPATAN INI HANYA BERLAKU SAMPAI 31 DESEMBER 2009</p>
<p>Buruan !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bondansutedjo.com/2009/12/paypal-wihlist-ambil-kesempatan-mendapatkan-100/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
